Syallom Sahabat Terkasih!

Posted on July 2, 2011

5


Sahabat Kristus yang terkasih,

Selamat datang di blog Alkitabkita. Sumbangsih besar Firman Tuhan melalui alkitab bagi manusia tidak mungkin diragukan lagi. Bibit demokrasi dan hak asasi manusia berawal dari prinsip kuno Kitab Pertama Alkitab bahwa manusia yang mulia dicipta seturut peta & teladan Allah (imago Dei). Perdamaian dunia juga dimungkinkan karena Yesus Kristus, Sang Penebus menyimpulkan kesempurnaan 10 Hukum, ke dalam wujud nyatanya yakni totalitas Kasih. Totalitas cinta kasih pada sesama, totalitas cinta kasih pada Tuhan.

Alkitab sebagai Firman Tuhan tidaklah tepat diperlakukan sebagai buku sejarah, buku arkeologi, buku science, buku ekonomi, buku sosial, buku antropologi maupun jenis buku lainnya. Mengapa? karena sifat otoritatif Alkitab. Pertama, sifat otoritatif Alkitab dimungkinkan karena Allah Pencipta kita yang mengilhami Alkitab memiliki kedaulatan penuh atas hidup kita. Kedua, sifat otoritatif Alkitab, dimungkinkan karena ordo Pencipta-dicipta sangat jelas, Allah Bapa, Sang Pencipta mencipta manusia, alam dicipta oleh Pencipta untuk manusia, manusia dicipta untuk memuliakan Allah Penciptanya melalui akal budi dan hati nuraninya. Akal budi dan nurani manusia yang dicipta oleh Allah memiliki 3 sifat, terbatas (limited), dicipta (created) dan terpolusi dosa (polluted). Peranan akal budi dan nurani manusia yang limited, created, polluted tersebut, menurut Calvin tetap memiliki kemampuan dasar untuk menciptakan sistem “belum sempurna” atas pengelolaan alam, teknologi, sistem ekonomi, sistem sosial, sistem budaya, penemuan arkeologi, dan pengembangan berbagai jenis ilmu pengetahuan lainnya.

Oleh sebab itu, membaca dan memahami Alkitab ada aturannya sendiri, ada caranya sendiri, ada metodenya, ada sistematikanya, ada prinsipnya. Dibalik “ada-ada” itu, maka peranan aktif Allah Tritunggal haruslah dipahami terlebih dahulu. Memahami peranan Allah Tritunggal yang sangat kental dan konkrit, hanya mungkin terselami bila kita datang dengan rendah hati meminta pencerahan dari Roh Kudus, Sang Pengilham Ilahi. Firman Tuhan berkata pada kita, “awal dari segala pengetahuan adalah hati yang takut akan Tuhan”. Takut bukan karena ketakutan, namun dalam pengertian kesadaran akan wibawa Ilahi.

Semoga melalui blog Alkitabkita ini, dibantu oleh penjelasan secara detil melalui media audio, video, kotbah dari Hamba Tuhan yang setia pada Alkitab sebagai Firman Tuhan, serta tokoh-tokoh reformasi gereja lainnya, dapat memudahkan kita secara cerdas mengupas isi Alkitab yang menyimpan banyak hikmat, rahasia bijaksana dan ajaran universal yang melintasi waktu dulu, kini hingga akhir zaman.

sola Fide—sola Gratia—solo Christo—sola Scriptura—soli Deo gloria

rsm

Posted in: Selamat Datang